Actions

Chunk

Model-View-Controller

From Joomla! Documentation

This page is a translated version of the page Chunk:Model-View-Controller and the translation is 100% complete.

Joomla membuat pola desain Model-View-Controller yang dapat dikembangkan.

Saat Joomla mulai memproses permintaan dari seorang pengguna, seperti perintah GET untuk halaman tertentu, atau POST yang mengandung form data, salah satu hal yang pertama kali dilakukan Joomla adalah menganalisa URLnya untuk menentukan komponen mana yang akan bertanggungjawab memproses permintaan tersebut, dan kemudian akan menyerahkan kendali ke komponen tersebut.

Apabila komponen sudah didesain berdasarkan pola MVC, maka kendali akan diteruskan ke pengendalinya, atau Controller. Pengendali bertanggungjawab menganalisa permintaan dan menentukan modul-modul mana saja yang diperlukan untuk memproses permintaan, dan tampilan mana saja yang harus dipakai untuk mengembalikan hasilnya kepada pengguna.

Model akan merangkum data yang digunakan oleh komponen. Dalam banyak hal data ini akan datang dari sebuah database, baik database Joomla, maupun beberapa database eksternal, tapi model bisa saja mendapatkan data dari sumber-sumber yang lain, seperti melalui API layanan web dari server lain. Model juga bertanggungjawab untuk memutakhirkan database kapan saja diperlukan. Tujuan model adalah untuk memisahkan pengendali dan tampilan dari detail-detail bagaimana data itu diperoleh atau diubah.

Tampilan, atau View, akan bertanggungjawab membuat hasil yang didapatkan untuk kemudian ditampilkan ke peramban oleh komponen bersangkutan. Tampilan akan memanggil model untuk sembarang informasi yang diperlukannya dan dengan format yang sesuai. Sebagai contoh, sebuah daftar data yang diambil dari model bisa saja dibungkus ke dalam tabel HTML oleh tampilan.

Since Joomla is designed to be highly modular, the output from the component is generally only part of the complete web page that the user will ultimately see. Once the view has generated the output, the component hands control back to the Joomla framework which then loads and executes the template. The template combines the output from the component, and any modules that are active on the current page, so that it can be delivered to the browser as a single page.

Untuk menyediakan kekuatan tambahan dan fleksibilitas bagi para desainer web, yang mungkin bisa saja hanya berkonsentrasi membuat desain-desain daripada memanipulasi kode, Joomla membagi tampilan (view) yang biasa ke dalam dua bagian, yaitu tampilan (view) dan tata letak (layout). Tampilan akan menarik data dari model, seperti halnya pola MVC yang biasa, kemudian membuat data tersebut tersedia untuk tata letak, yang bertanggungjawab membentuk data itu untuk diperlihatkan kepada pengguna. Keuntungan dengan adanya pembagian ini adalah sistem templat Joomla bisa menyediakan mekanisme yang sederhana untuk perubahan-perubahan tata letak di dalam templat. Perubahan-perubahan tata letak ini (seringkali disebut dengan "penimpa templat" karena sebenarnya ini adalah bagian templat yang ditimpa) dikemas bersama templatnya dan memberikan kendali penuh bagi para desainer templat untuk mengendalikan seluruh hasil inti Joomla dan sembarang ekstensi dari pihak ketiga mengikuti pola desain MVC.

Languages

Other languages:
català • ‎Deutsch • ‎English • ‎español • ‎français • ‎Bahasa Indonesia • ‎日本語 • ‎Nederlands • ‎русский • ‎Kiswahili • ‎Türkçe